Fungsi dan Kegunaan Fitting pada Pipa HDPE

Fungsi dan Kegunaan Fitting pada Pipa HDPE! Penggunaan pipa sebagai saluran air di rumah, perkantoran, apartemen, dan bangunan lainnya tentu tidak terelakkan lagi. Bukan hanya di area tertutup, tapi juga banyak digunakan di area terbuka sebagai saluran gas, atau limbah, serta sebagai drainase. Untuk area terbuka, pipa yang digunakan umumnya adalah pipa HDPE. Mayoritas pipa ini berbentuk bundar dan lurus. Lalu, bagaimana jika produk ini kurang panjang atau harus dibelokkan? Di sinilah gunanya fitting. Oleh karena itu, sekarang ini distributor tidak hanya menjual produk ini saja, tapi juga menjual fitting untuk pemasangan tersebut.

Pipa HDPE

Pipa HDPE

Fitting sendiri mempunyai arti sambungan. Sedangkan, fitting  yang dapat diartikan sebagai salah satu komponen dalam produk ini yang bertugas untuk menyambungkan pipa yang satu dengan pipa yang lainnya. Komponen ini merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam proses pemasangan pipa. Maka dari itu, distributor pipa HDPE juga menyediakan berbagai macam jenis fitting sebagai produk yang dipasarkannya.

Lalu, apakah fitting yang dijual oleh distributor pipa HDPE ini hanya berfungsi untuk menyambungkan pipa agar lebih panjang?

Tentu saja tidak hanya itu saja fungsi dari fitting. Di distributor ini saja menyediakan berbagai bentuk fitting. Hal tersebut tentu dimaksudkan bahwa masing-masing bentuk fitting mempunyai fungsi dan kegunaannya masing-masing. Maka dari itu, berikut ini merupakan fungsi dan kegunaan dari fitting pada  barang jenis ini.

Fungsi fitting yang pertama adalah untuk menghentikan aliran pada ujung pipa. Aliran ini dapat berupa aliran air, gas, ataupun limbah. Semua itu tergantung pada kegunaan pemasangan pipa tersebut. Biasanya, fitting jenis ini dilas langsung pada pipa utama agar aliran tidak mengalir melalui celah-celah sambungannya. Tapi, sekarang ini distributor pipa HDPE sudah menyediakan fitting yang berfungsi sebagai penutup aliran ini dengan penutup aliran yang dapat dibongkar dan dilepas sehingga tidak perlu dilas lagi.

Fungsi kedua dari fitting pada produk ini adalah untuk mengurangi aliran fluida agar alirannya lebih kecil. Pada distributor pipa HDPE sendiri fitting untuk mengurangi aliran memiliki diameter yang berbeda di kedua ujungnya. Maksudnya, di salah satu ujungnya mempunyai diameter yang lebih kecil dari ujung lainnya.

Fungsi fitting  yang ketiga adalah untuk membagi aliran agar dapat dialiri kedua atau tiga tempat sekaligus. Biasanya, untuk fungsi seperti ini, produk fitting di distributor pipa HDPE memiliki bentuk seperti huruf T.

Fungsi yang keempat dari fitting pada pipa HDPE adalah untuk membelokkan arah aliran. Sama halnya seperti tikungan, terkadang pipa yang dipasang harus ada yang dibelokkan agar mencapai ke tempat tujuan. Bentuk fitting untuk fungsi seperti itu di distributor biasanya seperti huruf L. Untuk tingkat kelengkungannya, yang paling umum adalah 45 derajat dan 90 derajat.

Dari keempat fungsi tersebut tentu memiliki empat bentuk fitting yang berbeda-beda pula. Semua itu tersedia sebagai produk yang dijual oleh distributor pipa HDPE, tentu dengan harga yang terpisah dengan harga pipa HDPE.

Itulah beberapa fungsi dan kegunaan dari fitting pipa. Tidak ada salahnya Anda mengetahui tentang ini karena mungkin akan berguna kelak. Jika ingin menemukan lebih banyak bentuk fitting dan fungsinya, ada baiknya jika Anda berkunjung ke distributor pipa HDPE.

shares