Sejarah dan Budaya Pulau Madura

Sejarah dan Budaya Pulau Madura! Madura, letaknya berada di sebelah timur laut dengan wisata khasnya yang bernama Karapan Sapi. Masih ada sederet pariwisata yang bisa kamu nikmati di Madura. Mulai dari objek wisata religi, alam maupun wisata sejarah dan budayanya.

"<yoastmark

Pulau Madura memiliki Museum Keraton Sumenep yang dikelola oleh pemerintah. Museum ini menyimpan beberapa peninggalan pada masa kerajaan Hindu Budha seperti lingga yang ditemukan di kecamatan Dungkek. Ada juga beberapa koleksi pusaka peninggalan Bangsawan Sumenep seperti guci keramik dari Cina. Di museum ini juga terdapat Kareta My Lord yang diberikan oleh Kerajaan Inggris atas jasa Sri Sultan Abdurrahman Pakunataningrat 1 yang telah banyak membantu Thomas Stamford Raffles, Gubernur Inggris yang melakukan penelitian di Indonesia. Anda perlu mengetahui informasi lainnya mengenai pengetahuan terlengkap selain wisata yaitu seperti informasi otomotif untuk persiapan perjalanan Anda.

Bagaimana Sejarah Serta Budaya yang Ada di Madura?

Ada pula wisata alam pulau Madura, salah satunya adalah Pantai Lombang. Pantai yang terkenal dengan hamparan pasir putih dan gugusan tanaman cemara udang yang tumbuh di sekitar pantai ini memiliki suasana yang teduh dan indah sekali. Tak lupa juga ada pantai-pantai lain seperti pantai Slopeng, pantai Ponjug, pantai Badur dan masih banyak lagi wisata alam yang bisa kamu nikmati di pulau ini.

Pulau Madura juga memiliki Jembatan Nasional Suramadu yang merupakn pintu utama menuju Madura. Pulau ini didiami oleh suku Madura, suku dengan populasi terbesar di Indonesia dengan jumlah sekitar 20 juta jiwa. Suku Madura juga terkenal dengan gaya bicaranya yang blak-blakan dan orang-orangnya yang pekerja keras.

Pulau ini memiliki tanah yang kurang subur, itu sebabnya beberapa orang Madura lebih memilih merantau karena keadaan wilayah pulau ini yang kurang cocok untuk bertani.

Baca juga: http://carinsurancequotes66.info/sejarah-budaya-pulau-madura/

Pulau Madura memiliki banyak sekali kebudayaan dan seni yang perlu dilestarikan. Contohnya seperti seni tari Moang Sangkal, Gambu dan Codi’ Somekkar. Tak hanya itu, masyarakat Madura juga memiliki sebuah falsafah yaitu katembheng pote mata, angok pote tolang. Sifat inilah yang kemudian melahirkan tradisi carok pada sebagian masyarakatnya.

shares